
Mazda BT-50 Pro adalah peserta penting dalam Diesel Mega Test Drive. Selain punya mesin canggih dan bertenaga, dalam Auto Bild Award 2013 lalu, andalan Mazda ini tampil sebagai juara dalam segmen double cabin.
Pikap yang satu basis dengan Ford Ranger ini punya bodi bongsor. Panjang lebih dari 5 meter dan tinggi nyaris 2 meter. Meski begitu, kontras dengan postur jumbonya, parasnya justru penuh dengan sudut tajam dan dinamis. Kesan cantik pun muncul di tengah aura tangguh sang kuda pekerja.
BT-50 Pro menggunakan mesin diesel 2.198 cc turbocharger. Turbo yang digunakan bersistem variabel sehingga mampu mengikis gejala lag hingga batas minimal. Tak hanya itu, sistem bahan bakar pun dilengkapi common-rail injeksi langsung. Dampaknya membuat ledakan di ruang bakar jadi lebih optimal. Hasilnya? BT-50 Pro melaju dengan tenaga 150 dk dan torsi 375 Nm.
 |  |  |
| Kekedapan kabin istimewa | Panel instrumen seperti sedan | Setir dengan tombol audio |
Output ini membuat BT-50 nikmat dikendarai. Gerak mobil terasa ringan karena torsi maksimum sudah menggeliat sejak 1.500 rpm. Di rute Jakarta-Bandung via Puncak yang kaya dengan tanjakan, mudah saja BT-50 melahap kendaraan di depannya. Namun memang suspensi yang diset untuk beban, berdampak bantingan terasa sangat keras.
Kesigapan BT-50 juga tak lepas dari peran transmisi otomatis 6 percepatan. Perpindahannya memang bukan yang paling cepat atau paling halus, tapi dengan gear yang banyak membuat BT-50 lebih fleksibel di berbagai kondisi jalan.
Melewati rute itu pula kami melakukan pengujian efisiensi BBM. BT-50 menenggak 17,64 liter Pertamina DEX untuk rute sejauh 165,3 km. Artinya ia berjalan dengan konsumsi 9,37 km/l. Selisih tipis dengan data on-board computer yang menyebut 10,6l/100 km alias 9,43 km/l.
 |  |  |
| Mode penggerak via tuas elektronis | Transmisi otomatis 6 percepatan | Deret tombol fitur pengendaraan |
Masuk ke pengetesan akselerasi menanjak. Pada tarikan awal lonjakan tenaga+torsi ketika pedal gas diinjak membuat BT-50 mudah sekali spin. Apalagi jika pedal gas diinjak penuh dan start lebih dari 2.000 rpm. Waktu pun terbuang percuma.
Untungnya BT-50 punya mode 4x4. Kami pindahkan tuas transfer case ke 4H. tetap dengan rasio gear yang sama dengan 2H, namun dengan gerak 4 roda.
Seperti anak panah lepas dari busur, BT-50 berakselerasi dengan ban mencengkeram penuh. Hasilnya, 0-40 km/jam selesai dalam 4,2 detik dan 0-60 km/jam tuntas dalam 10,4 detik.
Yang mengagetkan justru kekedapan kabinnya. Di putaran idle suaranya hanya 39,8 db. Sementara di idle dengan AC menyala ada di angka 45,1. Terakhir pada putaran 2.000 rpm, suaranya yang muncul tetap di figur 57,4 db. Kenapa istimewa? karena semua poin itu lebih baik bahkan dibanding BMW 320d sekalipun.
 |  |
| Mesin 2.198 cc bertorsi 375 Nm | Pelek menggunakan ring 17 inci |
Our Opinion
Di luar bantingannya yang keras dan postur besarnya yang merepotkan saat meliuk di kepadatan lalu lintas, BT-50 adalah mobil yang nyaman. Mesin dan transmisi oke membuat ia lincah bergerak sementara keheningan kabin terkadang bagai melupakan bahwa ini merupakan mobil diesel.

286/30-31(9-22Apl14)
0 komentar:
Posting Komentar