Subhan Aksa turun di Reli Portugal. Ini merupakan seri pertama di kejuaraan WRC2 musim 2014 yang diikutinya.
Ubang, sapaan akrabnya, mengulang langkah tahun lalu yang memulai seri WRC2 dari Reli Portugal. Selain karena trek gravelnya mirip dengan Indonesia, Reli Portugal dirasa cocok untuk mengasah skill mengemudi.
"Lintasannya sangat teknikal. Banyak crest sehingga akurasi pacenote sangat vital. Saya banyak belajar pada tahun lalu dan sekarang ingin lebih banyak belajar lagi di sini, khususnya soal teknik mengemudi maupun set up mobil," ujar Ubang yang sudah berada di Portugal sejak pekan lalu untuk pengujian beberapa rute reli.
Namun, Ubang tentu tidak mau mengulang petaka yang dialami tahun lalu. Saat itu Ford Fiesta R5 yang dikemudikannya melintir dan masuk jurang di SS6. Mobil rusak parah dan ia gagal menyelesaikan lomba.
Pada Reli Portugal kali ini Ubang memutuskan untuk menggeber kembali Ford Fiesta RRC (Regional Rally Car) yang musim lalu hanya dua kali ia gunakan di ajang reli dunia. Ia tinggalkan spesifikasi mobil R5 yang lebih canggih karena merasa lebih nyaman dengan model RRC untuk menimba pengalaman.
"Kalau dibilang bikin penasaran, ya memang betul. Tapi, motivasi saya sepenuhnya untuk mematangkan skill, mengasah diri. Sangat banyak lokasi SS yang konturnya jarang ditemui di trek lain dan itu sangat menarik untuk dipelajari dan dilewati dengan kecepatan tinggi," terang Ubang.
0 komentar:
Posting Komentar