
Dari awal Mercedes-Benz tidak menutupi sama sekali keterkaitan SUV kompak ini dengan A-Class terbaru. Bahkan faktanya, mereka terang-terangan bilang seluruh basis dan sistem penggeraknya sama persis. Tapi dengan bodi lebih besar, tongkrongan lebih tinggi serta beberapa fitur off-road, jadilah GLA mobil yang cukup andal di segala medan.
Disiapkan untuk meluncur di Asia pada pertengahan tahun, GLA akan masuk Indonesia di akhir tahun atau paling lambat 2015. Tersedia 3 varian bensin dan 2 diesel, namun untuk pasar Indonesia kemungkinan besar hanya bensin.
Unit GLA 250 yang kami kendarai di Spanyol memiliki mesin 1.991 cc turbo bertenaga 211 dk. Mesin ini dipadukan dengan transmisi 7 percepatan kopling ganda yang responsif. Hasilnya, laju 0-100 km/jam tuntas dalam 7,1 detik.
Di jalan, posisi berkendara GLA sangat ergonomis. Malah perbedaan tinggi 40 mm dengan A-Class tak terlalu terasa. Namun bertambahnya jarak main suspensi membuat karakter bantingan mobil ini jauh lebih lunak. Ia pun sangat menyenangkan diajak melibas jalan bergelombang.
GLA memiliki segudang fitur canggih yang siap menyamankan dan mengamankan Anda di jalan. Sebagai contoh, mobil tes kami sudah dilengkapi fasilitas cruise control berteknologi Distronic. Jadi ia akan secara konstan menjaga jarak ke mobil depan. Di jalan tol pun Anda tak perlu menginjak gas atau rem. Walaupun fitur canggih ini belum tentu dimasukkan ke Indonesia, kami yakin ini cukup berguna di jalan tol kita yang kecepatan mobil kerap tidak konstan.
Selain itu ia juga memiliki fitur Blind Spot Assist dan Lane Keeping Assist. Fitur terakhir tadi akan menggetarkan setir bila mobil keluar jalur tanpa disengaja. Sementara itu, mode off-road serta DSR (Downhill Speed Regulator) akan menjaga performa off-road mobil ini di kondisi maksimal.
Menurut para ahli dari Mercedes-Benz yang turut menemani, GLA tidak dirancang untuk off-road berat seperti G-Class atau GL-Class. Namun ia mampu melibas lebih dari sekadar jalan rusak. Sistem AWD berjuluk 4Motion-nya mampu membaca traksi tiap roda dan mengirim tenaga berbeda ke masing-masing ban.
Mengenai model eksteriornya sendiri, GLA terlihat lebih gagah ketimbang A-Class. Sementara interiornya bisa dibilang sama persis. Namun kami kurang menyukai corak kayu di dasbor yang terasa kurang dinamis untuk mobil ini. Untunglah hal itu adalah sesuatu pilihan yang bisa ditentukan Mercedes-Benz Indonesia untuk pasar kita nantinya.
| Rival |
| Audi Q3 2.0 TFSI quattro Mesin: 1.984 cc, 170 dk 0-100 km/jam: 7,8 detik (klaim) Harga: Rp 810 juta + Ground clearance, desain eksterior, kualitas interior - Tenaga lebih kecil, belum pernah dites AB |
 |
First opinion Dengan harga mestinya tak jauh beda dari A-Class, GLA memberikan fleksibilitas serta akomodasi lebih baik. Mobil ini membuktikan kalau Mercedes-Benz mampu menciptakan SUV kompak yang bukan hanya fungsional, tapi sangat asyik dikemudikan. BMW X1 dan Audi Q3 sebagai rival langsung GLA harus sangat waspada.Sekilas Pandang • GLA 200 dan GLA 45 AMG diprediksi akan masuk pula. • GLA 200 hanya memiliki opsi penggerak depan. |
284/24-25(12-25Mar14)
0 komentar:
Posting Komentar