| Pilihan Mobil Bekas Buatan Prancis Mar 29th 2014, 22:02, by admin@autobild.co.id Di Indonesia, harus diakui mobil-mobil Prancis belum setenar atau sebanyak mobil asal Jepang atau Eropa. Namun bila dicermati, beberapa produsen mobil asal Prancis seperti Renault dan Peugeot juga mempunyai daya tarik yang cukup bisa diandalkan. Beberapa kelebihannya yaitu fitur belimpah, nyaman dan aman. Poin keselamatan dan model menarik pun menjadi kelebihan berikutnya. Sementara ketakutan masyarakat awam akan onderdil dan perawatan mobil Prancis mulai pudar karena semakin banyak mekanik dan toko onderdil yang menjajakan parts mobil Prancis. Jadi jika Anda sedang mencari mobil bekas untuk dijadikan pendukung mobilitas, tak ada salahnya melirik mobil asal negeri fashion ini. Berikut beberapa pilihan yang kami bisa rekomendasikan. | Peugeot 206 | Peugeot 307 SW |  |  | | Tahun: 2004 Mesin: 1.360 cc 4-silinder, 90 dk Harga: Rp 65-80 juta + Model ikonik, hemat BBM, interior modern - Minim fitur, material dasbor plastik, bantingan keras Modelnya yang sporty membuat Peugeot 206 banyak diminati oleh konsumen lokal. Tak heran karena namanya tenar di reli dan menjadikannya sebagai ikon hatchback kencang. Walaupun minim fitur, 206 tetap asik dikendarai di jalanan perkotaan. Ia cukup lincah untuk meliuk-liuk dikondisi jalanan yang padat. Hatchback ini pun termasuk hemat dalam mengolah konsumsi BBM. Bantingan suspensi Peugeot 206 beda dengan kebanyakan Pug lain yaitu terasa keras. | Tahun: 2003-2005 Mesin: 1.997 cc 4-silinder, 140dk Harga: Rp 90-130 juta+ Atap panoramic, nyaman, pelipatan bangku, faktor keamanan - Perawatan mahal, BBM beroktan tinggi, faktor reliabilitass Ia memadukan kepraktisan station wagon dengan kenyamanan seperti sedan. Ground clearance yang rendah. Memang membatasi ruang jelajah Anda, tapi kerja suspensinya yang empuk dan stabil sungguh nikmat. Kehadiran atap panoramic membuat suasana kabin 307 menjadi terasa lebih lega. Yang perlu diperhatikan ketika memiliki 307 SW adalah Anda perlu melakukan perawatan dengan tekun, karena beberapa pemiliknya suka mengeluhkan faktor reliabilitas. BBM yang digunakan pun harus beroktan tinggi agar sesuai dengan kebutuhan mesin. | | Peugeot 207 | Peugeot 807 |  |  | Tahun: 2007-2011 Mesin: 1.360 cc 4-silinder, 108dk Harga: Rp 115 – 180 juta+ Posisi mengemudi ergonomis, handling, bantingan suspensi empuk - Kepraktisan kurang memadai, putaran bawah agak lambat Selisih hanya satu digit, tampilan eksterior 207 sekilas memang agak mirip dengan Peugeot seri 206. Selain modelnya yang lebih manis, dengan adanya jok semi bucket, mobil ini mempunyai posisi mengemudi lebih ergonomis. Hanya saja, performanya sedikit terkoreksi. Mesin 207 terasa lambat pada saat putaran bawah. Positifnya, keasyikan berkendara mobil ini tetap terjaga dari handling-nya yang presisi dan bantingan suspensi yang empuk. Fitur keselamatannya juga tetap diperhatikan dengan adanya 6 airbag pada kabinnya. | Tahun: 2004 Mesin: 1.997 cc 4-silinder, 136dk Harga: Rp 125-150 juta + Suspensi nyaman, kepraktisan, desain interior - Masalah elektrikal, depresiasi harga Peugeot 807 merupakan salah satu Big MPV yang mempunyai nilai kepraktisan tinggi. Pintu geser elektrisnya memudahkan akses penumpang untuk keluar masuk kabin. Fitur keamanan seperti rem ABS dan airbag pun sudah menjadi standar pada mobil yang beremblem singa berdiri ini. Di samping desain dasbornya yang terlihat futuristik, pemilik Big MPV ini juga dimanjakan oleh bantingan suspensi yang lembut. Terasa nyaman sekali ketika mengendarainya. Desain interior terutama dasbor juga futuristis, sangat enak dilihat. Tapi bukannya tanpa masalah, penyakitnya adalah sistem kelistrikan. | | Peugeot 407 SW | Renault Clio |  |  | Tahun: 2005 Mesin: 2.230 cc 4-silinder, 155dk Harga: Rp 200-230 juta+ Kabin lapang, suspensi empuk, panoramic roof - Konsumsi BBM, pengoperasian kurang simpel, langka Biarpun modelnya terkesan hatchback, tapi sejatinya 407 SW adalah station wagon. Mobil asal Prancis ini mempunyai interior yang lapang. Lega untuk menampung 5 orang penumpang. Hadirnya panoramic roof juga makin menguatkan kesan mewah yang mencirikan gengsinya sebagai mobil khas Eropa. Sistem kerja suspensi terasa empuk dan stabil. Melanjutkan tren positifnya dalam menunjang kenyamanan ketika berkendara. Sedikit catatan adalah konsumsi BBM-nya, pengoperasian fitur yang kurang simpel. Butuh waktu untuk beradaptasi. Selain itu, modelnya yang unik itu bukanlah selera semua orang. | Tahun: 2005 Mesin: 1.390 cc 4-silinder, 97 dk Harga: Rp 50-60 juta + Performa mesin, fitur lengkap, peranti safety, pengendalian - Minim ruang penyimpanan, visibilitas pengemudi Walaupun modelnya bukan selera semua orang, namun Clio mempunyai kelebihan dalam soal keselamatan berkendara. Hatchback ini sudah dipasangkan 4 airbags, rem ABS yang sudah menjadi standar. Pengendaliannya juga lincah untuk meliuk di kepadatan dalam kota. Namun kenyamanan Renault Clio sedikit terkoreksi ketika memasuki kabin, headroom-nya terasa kurang lega. Namun yang patut diacungi jempol dari mobil ini adalah performa mesinnya yang bertenaga dan hemat dalam mengkonsumsi BBM. Minim ruang penyimpanan. | | Renault Grand Scenic |  | Tahun: 2006 Mesin: 1.988 cc 4-silinder, 132dk Harga: Rp 80 jutaan+ Suspensi empuk, fitur, interior modern - Fitur rumit untuk dioperasikan, bangku baris ketiga sangat sempit Merupakan salah satu transporter keluarga racikan Renault yang mempunyai fitur modern. Cruise control, auto-lock dan on-board-computer memberikan kesan hi-tech padanya. Sedangkan layout dasbor yang rendah membuat kabin terasa luas. Menyenangkan untuk perjalanan jauh. Sayang, bangku baris ketiga Renault Scenic memang sempit dan tak layak untuk diduduki oleh orang dewasa. Meskipun begitu, dengan kerja suspensinya yang lembut, pengemudi dan penumpang bisa merasakan aura kenyamanan ketika mengendarainya. | 284/(72-73)12-25Mar14 |
0 komentar:
Posting Komentar