
Bukan selera semua orang, namun desain gril depan trapezoidal terlihat mendominasi wajahnya. Sangat dibutuhkan untuk produk yang masih membutuhkan awareness. Pola gaya lampu, bumper, kap mesin serta sepatbor menggambarkan tarikan garis kekar bagaikan sedang membelah angin dengan cepat.
Kesan modern dan kencang terus berlanjut ke belakang. Tampak dari desain roof spoiler yang tampak menyatu bodi dan berdiri kokoh. Termasuk pula desain lampu dinamis dan aplikasi diffuser yang menyiratkan mobil kencang. Perbedaan dari tipe 1.5 S di luar hanya pada sematan emblem S Ecoboost di kiri pintu bagasi.
Bagi sebagian orang, desain dasbornya bisa jadi sudah mulai terkesan usang. Apalagi desain ini juga akan dipakai oleh EcoSport yang bergenre SUV. Meski demikian, kesan dinamis dan sporty masih sangat kental terasa.
Tata letak dasbor rapi dan mudah dioperasikan. Bagi kami, mungkin sudah saatnya monitor di atas dasbor dibesarkan agar dapat lebih mudah mengakses informasi. AC climate control memberikan kesan mewah. Sementara desain panel instrumen dan kemudi menguatkan nuansa anak muda.
Joknya agak keras. Namun posisi duduk rendah dan pas akan membuat Anda lupa. Memang gaya semi-bucket bukan kesukaan setiap orang. Tapi dapat menopang tubuh dengan baik saat manuver cepat. Bangku belakang agak sempit. Apalagi ditambah ruang kepala terbatas. Volume bagasi cukup baik dan dilengkapi cover pembatas.
Dan inilah saat yang dinanti. Kami menyalakan mesin 998 c 3-silinder 125 dk via tombol Start/Stop di kiri kemudi yang agak sulit diraih. Tidak ada getaran khas mesin 3-silinder seperti yang biasa dirasakan di City Car atau Small Hatchback. Putaran idle terasa sangat tenang dan halus bagaikan mesin 4-silinder. Catatan khusus harus kami berikan di sini.
Saat mulai jalan, terasa kekosongan tenaga hingga sekitar 1.500 rpm. Selepas itu, tenaga terus terisi sampai pindah gigi di kisaran 2.000 rpm. Di sini, karakter khas mesin 3-silinder yang berlimpah torsi di putaran bawah berhasil, apalagi diperkuat turbo yang diklaim telah bekerja sejak putaran 1.400 rpm, dan mengadopsi injeksi BBM langsung.
Karakter torsi 170 Nm antara 1.400-4.500 rpm ala EcoBoost terasa menyenangkan di kecepatan sedang. Bukan perkara sulit untuk mengail tenaganya tanpa perlu memaksa mesin bekerja keras. Sedikit menjadi cirikhasnya ketika didengar dari luar, saat mobil berjalan terdengar suara 'tik..tik..tik..' dari mesin.
Fiesta dengan mesin inovatif ini terasa sangat powerful saat pedal gas diinjak habis. Limpahan tenaga dijamin akan memendam Anda ke bangku. Apalagi transmisi otomatis 6-speed dikendalikan kopling ganda yang sigap berpindah. Efek engine brake cukup terasa, walau dalam beberapa kesempatan transmisi agak gugup ketika downshift.
Bicara fitur, Ford adalah rajanya. Seperti keyless entry beserta sensor hujan. Fitur Ford SYNC juga disematkan. Terdapat dua pilihan pairing, yakni Bluetooth atau kabel USB. Fitur voice command tetap dipasang sejak generasi awal Fiesta.
Dual airbags dan rem ABS+EBD+BA mutlak adanya. Fitur advanced seperti kontrol traksi dan Hill Launch Assist tak lupa disematkan.
Meski begitu, apa yang dijual Fiesta ini adalah teknologi maju dan terdepan. Dan untuk itu, meski kapasitas mesinnya hanya 998 cc, tapi harga Fiesta 1.0 bermesin EcoBoost sepertinya akan di atas versi 1.5 S A/T yang saat ini menjadi flagship. Kita tunggu akhir bulan ini.
| Rival |
| Toyota Yaris TRD Sportivo A/T Mesin: 1.497 cc, 109 dk 0-100 km/jam: N/A Harga : Rp 260 jutaan + Eksterior baru dan segar, kenyamanan, akomodasi - Performa, handling, fun to drive |
 |
First opinion Ingin mencoba pengalaman baru dan mengasyikkan? Ford Fiesta Hatchback bermesin EcoBoost ini sangat layak dicoba. Memang kami belum ada figur akselerasi dan konsumsi BBm, tapi mestinya ia sangat menghibur di jalan. Sebuah pilihan menggoda di tengah ketatnya pasar Compact Hatchback.Sekilas Pandang - Mestinya bulan ini Fiesta Hatchback EcoBoost akan dipasarkan - Tersedia juga pilihan transmisi manual 5-speed - Ford Fiesta Hatchback 1.5 akan tetap dijual |
284/20-21(12-25Mar14)
0 komentar:
Posting Komentar