Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

Selasa, 05 Agustus 2014

RSS otomotifnet.com - Modifikasi: Ngidam Roby akan Mercedes-Benz CLK 230 Kesampaian

/ On : 03.36/ Thank you for visiting my small blog here. If you wanted to discuss or have the question around this article, please contact me by e-mail.
RSS otomotifnet.com - Modifikasi
RSS www.otomotifnet.com // via fulltextrssfeed.com 
Discover Business Apps

Top 25 most popular web-based apps for small business on the GetApp marketplace
From our sponsors
Ngidam Roby akan Mercedes-Benz CLK 230 Kesampaian
Aug 4th 2014, 20:36, by admin@otomotifnet.com

Mercedes-Benz CLK 230 Kompresor 1998

Minggu, 27 Juli 2014 11:30 WIB

Penulis : Oto- mamo | Teks Editor : Bastian | Foto : mamo



Bandung - Berburu mobil edisi spesial bisa dibilang gampang-gampang susah, seperti juga untuk tipe Mercedes-Benz CLK 230 Kompressor. Tergolong sedan mewah di zamannya, coupe dua pintu ini biasanya beredar di kalangan kolektor.

Roby Muchran yang sudah lama mengidamkan, akhirnya kesampaian juga menebus dari High Rollers Bandung senilai Rp 300 jutaan. Tipe dua pintu memang terbilang jarang populasinya, hal tersebut menyebabkan Roby agak kesulitan melakukan modifikasi. "Penginnya pasang sunroof, tapi jarang banget part-nya. Sampai sekarang saja belum nemu yang orisinal" jelas Roby.

Sementara ini, coupe dengan kode sasis W208 dibuat lebih ceper dengan menyematkan pelek BBS CHR orisinal. Triknya enggak terlalu ribet, Roby hanya menggunakan sport kit yang terdiri dari per dan sokbreker merek Sach. Setelah menyematkan pelek ini, body kit bawaan yang memang telah terpasang sejak ditebus Roby jadi terlihat lebih sporty dan terkesan berotot.

Beberapa aksen cutting sticker disematkannya di bagian kap mesin. Namun bagian interior sengaja dibiarkan serba orisinal. Sambil menanti menemukan part spesial agar bisa di-upgrade menjadi CLK 320, Roby iseng mengubah sistem audionya.

Biaya sebesar Rp 25 juta tak tanggung dirogoh demi alunan musik-musik aliran trance yang digemarinya sejak dulu. Aliran musik electronic dance yang mulai tenar sejak 1990-an di Jerman. "Kalau artis favorit sih Armin Van Buuren, DJ asal Belanda" ungkap Roby lagi. (mobil.otomotifnet.com)


You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

0 komentar:

Video Panduan GPS Tracker Bahasa Indonesia

Video Panduan GPS Navigasi SuperSpring