| Pengujian 6 Pompa Ban Elektris di Indonesia May 17th 2014, 21:38, by admin@autobild.co.id Tidak ada yang tahu kapan musibah terjadi. Termasuk ban kempis tiba-tiba atau bahkan bocor. Di saat itulah Anda butuh pompa ban untuk mengisi udara di ban. Pompa ban atau tire inflator banyak macamnya, tapi untuk mobil akan lebih mudah jika yang bertenaga listrik. Tentu karena kalau yang manual akan sangat berat karena tekanan ban mobil relatif tinggi. Tes Produk kali ini kami tes 6 produk electric tire inflator yang bisa Anda temui di pasar. Selain berguna untuk kondisi darurat, keberadaannya juga diperlukan saat Anda melakukan perawatan rutin | Coido Super Inflator | 6222 Heavy Duty Tire Inflator |  |  | Rating: * * * * * [BEST BUY] Harga: Rp 449.000 20-25 psi: 29,3 detik 30-35 psi: 43 detik Akurasi 20 psi: 20 psi Dimensi (PxLxT): 12,2 x 9,7 x 5 cmKecepatan mengisi udaranya menjadi yang tercepat kedua setelah 6222 Heavy Duty. Termasuk hebat karena Coido Super Inflator melakukannya tanpa repot dengan dimensi besar. Akurasi tire gauge merupakan yang terbaik di antara rival lainnya. Asyiknya ia datang dengan kemasan tas sehingga sangat membantu untuk disimpan di mobil. Tak ayal, ia pun menjadi produk terbaik di Tes Produk kali ini. | Rating:* * * * [RECOMENDED] Harga: Rp 769.000 20-25 psi: 12,4 detik 30-35 psi: 16,3 detik Akurasi 20 psi: 22 psi Dimensi (PxLxT): 28 x 8,5 x 19 cmTubuh paling bongsor memang merepotkan, tapi berbanding lurus dengan performa. Ia melesat sendiri karena dapat mengisi udara paling cepat. Suara pun sangat halus sehingga tidak mengganggu saat digunakan. Ganjalan lain adalah harga. Ia dibanderol paling mahal di antara semua kontestan kali ini. Alhasil, tempat kedua alias Recommended adalah posisi yang harus puas diterima 6222. | | 2110 Coido Tire Inflator for Motorcycle and Compact Car | Coido Tire Inflator with Auto Cut Off Digital Gauge |  |  | Rating: * * * Harga: Rp 215.000 20-25 psi: 45 detik 30-35 psi: 1 menit 3 detik Akurasi 20 psi: 18 psi Dimensi (PxLxT): 19,2 x 7,8 x 13,2 cmSempat pesimis dengan dimensi dan peruntukkannya yang ditujukan untuk ban sepeda motor dan mobil kecil, ternyata 2110 memberi performa cukup baik. Kecepatan mengisi udara lebih baik dari 3302 dan 3030. Hanya saja memang suara pompanya sangat berisik saat bekerja. Tapi tubuhnya yang kompak memudahkan penyimpanan. Sementara harga yang paling murah turut meningkatkan poinnya. Sayang, itu belum cukup untuk mengalahkan 6222 sang Recommended. | Rating: * * Harga: Rp 429.000 20-25 psi: 42 detik 30-35 psi: 1 menit 6 detik Akurasi 20 psi: 23 psi Dimensi (PxLxT): 28 x 10,5 x 15 cmKeasyikan muncul karena produk yang satu ini menggunakan mode digital untuk pengoperasian. Cukup masukkan angka, maka pompa akan terus bekerja dan otomatis berhenti saat mencapai tekanan udara yang diinginkan. Hanya saja ketika mengisi udara dengan tekanan lebih tinggi terlihat performanya biasa saja. Di parameter 30-35 psi ia paling lambat kedua dan itu mencederai perolehan poinnya. Tambahan lagi, tire gauge digitalnya ternyata tidak akurat karena meleset hingga 3 psi. | | 3030 Coido Tire Inflator with Raft Air Pump | 3302 Tire Inflator with Raft Air Pump |  |  | Rating: * * Harga: Rp 289.000 20-25 psi: 50,8 detik 30-35 psi: 53 detik Akurasi 20 psi: 23 psi Dimensi (PxLxT): 17,5 x 10 x 17 cmIa membutuhkan 50,8 detik untuk memompa dari 20 ke 25 psi. Ini menjadikannya yang terlambat di sektor ini, meski pada 30-35 psi ia lebih baik dibanding beberapa rivalnya. Akurasi tire gauge-nya tak bisa dibilang baik. Pada tekanan ban 20 psi, indikatornya menunjukkan 23 psi. Tak ayal, meski harganya cukup affordable, tapi ia tetap tak bisa menembus batas Recommended. | Rating: * * Harga: Rp 255.000 20-25 psi: 47,7 detik 30-35 psi: 1 menit 16 detik Akurasi 20 psi: 19 psi Dimensi (PxLxT): 28 x 11,5 x 17 cmTire inflator yang dilengkapi lampu senter ini cukup menonjol di sektor harga. Ia hanya lebih mahal Rp 40 ribu dibanding 2110 yang paling affordable. Tapi performa mengisi udaranya bisa dibilang lamban sehingga mengoreksi perolehan poinnya. Tapi soal akurasi ia tidak terlalu buruk karena selisihnya hanya 1 psi. | | Metode Pengetesan |  |  |  | | Poin utama yang kami ukur adalah kecepatannya mengisi udara ke ban. Ada 2 parameter yang dijadikan ujian, yaitu mengisi tekanan dari 20 psi ke 25 psi, dan dari 30 ke 35 psi. Yang lebih cepat tentu lebih baik. Parameter lain adalah akurasi tire gauge yang ada di semua kontestan electric tire inflator ini. Kami membandingkannya dengan tire gauge profesional yang khusus dipakai untuk mengukur tekanan ban. Ukuran kami set di 20 psi. Ketiga adalah dimensi. Mengingat ini perangkat untuk kondisi darurat dan selalu dibawa, maka semakin kompak ukurannya akan semakin baik. Fitur pun juga kami pertimbangkan sebagai poin pendukung. Terakhir tak kalah penting adalah harga. Semakin terjangkau tentu semakin tinggi poinnya. |
287/ii-iii(24Apl-6Mei14) |
0 komentar:
Posting Komentar