
Sudah hampir tiga tahun KIA meluncurkan Sportage di Indonesia. PT KIA Mobil Indonesia (KMI) sebagai Agen Pemegang Merek (APM) pun memboyong Sportage facelift dengan penyegaran di beberapa bagian pada tahun ini.
Perubahan yang dilakukan oleh KIA boleh dikatakan berbeda dengan produk facelift pada umumnya. Apabila kebanyakan pabrikan hanya mengubah bagian eksterior dan interior, KIA turut mengganti mesin Sportage terbaru.
Ya, mesin Theta II 2.0 D-CVVT tidak lagi digunakan. Sebagai gantinya mesin DOHC Dual CVVT 2.0 yang dipakai oleh KIA Carens ditanamkan di Sportage facelift.
Dari sisi tenaga maksimum mengalami penurunan, dari 166 dk menjadi 152 dk. Begitu juga dengan torsi maksimumnya turun dari 196 Nm menjadi 194 Nm.
Saat mencoba diajak berakselerasi, jarum spidometer terasa berat di putaran bawah. Perpindahan gigi juga terasa agak lambat. Namun KIA mengklaim dengan mesin baru ini lebih irit dibanding mesin sebelumnya.
Ketika diajak bermanuver dengan melewati tikungan 'U' terasa sangat ringan setirnya. Hal ini berkat fitur Electronic Power Steering yang disematkan pada Sportage facelift. Mestinya setelan suspensi tidak berubah dari pendahulunya yang cukup baik dalam meredam goncangan dan cukup lincah bermanuver.
Dalam hal penampilan eksterior ada beberapa perubahan detail terjadi. Misalnya, gril Sportage menjadi lebih gelap karena tidak terlihat lagi kisi-kisi garis horizontal. Sportage disematkan gril garis-garis menyilang bermotif seperti ketupat sebagai saluran udara. Tapi gril dengan tema tiger-nose bentuknya masih tergambar utuh.
Lampu kabut juga alami perubahan desain. Kini bentuknya menyerupai senjata khas Australia yakni bumerang. Sementara lampu utamanya masih tetap sama. KIA juga mengganti desain pelek yang lebih banyak pahatan sehingga timbul efek tiga dimensi. Kesan elegan kian terasa dari pelek palang lima tersebut.
Sedangkan bagian belakang, paling jelas terlihat adalah perubahan posisi lampu mundur. KIA memindahkannya ke bawah, di dalam bulatan lampu rem dimana sebelumnya berada di tengah. Antena konvensional pun turut diganti dengan sirip hiu. Hasilnya, penampilannya menjadi lebih keren dan modis. Tidak ada lagi unsur kuno di Sportage terbaru ini.
Tidak kalah penting adalah penambahan fitur GPS di head unit. Untuk mengaktifkannya, dibutuhkan kartu memori berisi peta untuk memudahkan pengemudi mencari jalan. Anti kemapanan membuat Sportage berubah banyak di segala aspek. Memang harga resmi belum keluar, tapi merunut sejarahnya, KIA Sportage terbaru pasti datang dengan harga kompetitif.
| Rival |
| Nissan X-Trail 2.0 CVT Mesin : 1.998 cc 4-silinder, 147 dk 0-100 km/jam: 10,87 detik Harga : Rp 356,5 Juta + CVT halus, performa, bantingan suspensi empuk - Akan ganti model, handling, harga |
 |
First Opinion Sebuah langkah berani yang dilakukan KIA dengan mengganti mesin dalam melakukan penyegaran pada Sportage. Sayangnya mesin baru ini mempunyai tenaga lebih kecil dibanding mesin sebelumnya. Sepertinya pabrikan asal Korea ini mengejar tren mesin masa kini, yaitu lebih kecil tenaganya tapi diklaim hemat BBM.Sekilas Pandang - Daya tarik baru untuk pencinta SUV yang anti mainstream dan ingin yang irit BBM - Mempunyai banyak varian dengan penambahan aksesoris dan fitur - GPS bisa menjadi senjata andalan bagi yang sering keluar kota |
287/25-26(23Apl-6Mei14)
0 komentar:
Posting Komentar