
Virus desain ala Porsche 911 sepertinya merambah ke MINI. Lihatlah generasi ketiga ini yang akan diluncurkan Mei 2014. Kalau Anda bukan pecinta MINI, besar kemungkinan tak bisa membedakannya dengan model sebelumnya. Padahal ubahan di generasi ini sangat hebat.
Pertama adalah dimensi. Kini ia lebih panjang 98 mm, lebih lebar 44 mm, dan 7 mm lebih tinggi. Lihat secara frontal dari depan, maka akan terlihat ia lebih pipih dan gagah. Penambahan dimensi ini melegakan ruang di dalam sekaligus membesarkan bagasi 51 liter. Seluruh lampu kini menggunakan LED. Dari mulai lampu utama, foglamp, DRL hingga lampu belakang. Alhasil tampilannya menjadi jauh lebih modern serta berkelas.
Masuk ke dalam, Anda akan disapa interior khas MINI dengan panel besar di tengah. Tapi tunggu dulu. Spidometer yang biasanya ada di panel besar itu kini pindah ke setir bersama tachometer dan penunjuk level bahan bakar.
Layar tengah sendiri kini menjadi display multi-informasi yang dikendalikan via MINI Controller di tengah. Desain tuasnya lebih besar dan mudah dipakai, mirip iDrive di BMW. Sementara di bagian luar lingkarannya terdapat lampu LED. Lampu ini cukup unik, karena selain bisa diganti warnanya sesuai mood, ia juga secara otomatis berubah mengikuti aktivitas pengemudi. Bila Anda menyetel suhu AC misalnya, maka lampu itu menjadi biru dan merah. Mengubah moda pengendaraan ke Sport misalnya, akan ditandai dengan warna berubah merah. Intinya lampu LED melingkar ini bukan hanya hiasan, tapi juga sebagai indikator yang intuitif untuk dilihat.
Tombol-tombol fitur juga kini didesain lebih besar dan mudah digunakan. Cukup menarik dilihat adalah tuas start mesin di tengah berwarna merah. MINI terbaru telah menggunakan keyless smart key sehingga Anda hanya perlu mengantungi kunci untuk mengoperasikannya. Posisi duduk lebih ergonomis, tapi bahan kasar joknya bukan selera semua orang.
Saat mesin dinyalakan, terdengar suara khas mesin 3 silinder. Jangan kaget, karena MINI Cooper ini memang memakai unit 3 silinder 1.499 cc. Tapi tak usah khawatir, BMW mengembangkan mesin ini dengan teknologi canggih. Ia dilengkapi Twin Scroll Turbo dan dimutakhirkan lagi dengan penerapan teknologi Twin Power seperti di produk BMW. Alhasil mesin ini sanggup menelurkan daya 136 dk dan torsi 220 Nm sejak 1.250 rpm.
Mesin yang diklaim mencatat 21 km/l untuk rute kombinasi ini sanggup melajukan MINI 0-100 km/jam dalam 7,8 detik. Saat kami mencobanya, respons tenaga juga begitu hebat tanpa jeda turbo.
Dalam hal pengendalian, ia sedikit melunak ketimbang sebelumnya. Ini hal positif karena ia masih tetap sangat lincah namun dengan suspensi lebih lembut.
| Rival |
| VW Golf TSI MkVII CBU Mesin: 1.390 cc 4 silinder, 140 dk 0-100 km/jam: 8,3 detik Harga: Rp 524 juta + Bentuk atletis, kabin lega, fitur lengkap, transmisi DSG - Bantingan agak keras, interior biasa, unit terbatas |
 |
First Opinion Ia bagaikan manusia yang baru dicuci otak. Tampilan boleh mirip, namun semua yang ada di dalamnya berbeda. MINI terbaru ini lebih canggih, bertenaga, hemat, lega, nyaman sembari tetap mempertahankan keasyikan mengemudi dan gaya funky-nya. Kian menarik karena harga jual diprediksi tak naik banyak.Sekilas Pandang - Meluncur di Mei 2014 - Tersedia pula Cooper S bertenaga 192 dk dari mesin 1.998 cc turbo - Untuk awal baru tersedia model hatchback |
287/24-25(23Apl-6Mei14)
0 komentar:
Posting Komentar