
Jakarta - Wajar jika manusia merasa bosan, apalagi selama beberapa tahun tidak ada perubahan sama sekali. Inilah yang dirasakan Erwan Irawan pada VW bermesin turbo dan superchager miliknya. "Biar lebih fresh aja sih jadi tidak ketinggalan zaman," ungkap pria berumur 37 tahun ini.
Beruntung Erwan memiliki tetangga seorang modifikator kenamaan di Ibukota. "Saya hanya bilang ke Dalvin Kartawidjaja sebisa mungkin sleeper tapi tetap 'berisi'," jelas pria yang bermukim di Puri Botanical, Jakbar.

Interior standar tidak banyak berubah kecuali penambahan mounting mid range dan tweeter
Tentu saja dimulai upgrade tenaga mesin berkapasitas 1.400 cc di CK Motorsport milik Dalvin. Proses awal dengan pemasangan paket tuning untuk VW. Saringan udara standar wajib diganti dengan tipe
high performance produk Forge Motorsport yang menggunakan tabung dari serat karbon demi
looks dan tahan panas.
Sistem pembuangan dikarenakan konsep sleeper hanya berganti downpipe dengan buatan Milltek. ECU juga di-mapping ulang agar tenaganya naik jauh dibanding standar. "ECU pabrik menggunakan Bosch MED17.5.5 yang ada proteksi supaya tidak mudah diutak-atik, sehingga saya melakukan lewat bench tuning memakai tuning tools dari Mcchip-DKR," terang pria berkacamata minus. Alhasil tenaga terdongkrak 45 dk dan torsi naik 36 Nm.

Simple namun sanggup menelurkan 210 dk dan torsi 264 Nm pada dyno Dastek
Modifikasi pun berlanjut pada sistem
in car entertainment. Erwan mempercayakan pada
installer langganan di bilangan Mega Glodok Kemayoran, Jakpus. Ditangan Pujianto Suryana dari Music Art, MPV kelahiran Jerman ini disulap menjadi kendaraan yang kompetitif di ajang kontes audio EASCA
(European Auto Sound Association).

Pelek SSR 18 inci original ringan dan kuat karena dibuat dengan metode tempa
Pemilihan produk berkualitas jelas sangat membantu dalam kontes SQ. Otak sistem audio tentunya berasal dari head unit. Makanya perlu menggunakan produk
top of the line. "Dari dulu saya hanya percaya buatan Alpine," ujar Erwan yang hobi membaca ini.

Audio aliran murni SQ dan berhasil posisi 2 di kontes EASCA
Label Art Noveau tidak perlu diragukan lagi kualitasnya. Hanya
mid bass gunakan produk Fabulous Acoustic. "Desainnya tanpa kosmetik sama sekali memang tujuannya untuk murni SQ," ujar
installer yang langganan juara SQ ini. Boks pun sangat simpel namun bukannya menggunakan dua buah subwoofer melainkan sebuah subwoofer 10 inci dan dibantu passive radiator 12 inci. "Lumayan selama 2 kali mengikuti kontes audio sudah berhasil juara 2 dan juara 3 di EASCA kelas single tuner, masih penasaran sih belum pernah juara 1," canda Erwan yang bekerja sebagai konsultan financial.
(mobil.otomotifnet.com)Data Modifikasi :
Mesin
- Miltek Sport Downpipe
- Forge Motorsport Induction Kit
- Forge Diverter Valves
- Busi NGK
- Remapping ECU Mcchip
-DKR
0 komentar:
Posting Komentar