Brio memulai start dengan sangat baik. Ia pertama kali diluncurkan dengan tipe 1.3L bermesin lebih besar. Mobil ini laris di pasar dan performanya mengagumkan, sehingga tak sulit bagi Honda untuk membangun citra Brio saat mengeluarkan versi 1.2L.
Kemiripan luar biasa dengan tipe di atasnya membuat Brio memiliki daya tarik tersendiri. Hanya beberapa detail yang memberitahu orang kalau mobil ini berharga lebih murah dan bermesin lebih kecil.
Tapi sesungguhnya performa yang disuguhkan cukup jauh berbeda. Dari hasil pengetesan kami, ia menjadi kontestan terpelan setelah March. Laju 0-100 km/jam baru tuntas dalam 15,1 detik. Tapi kami menyukai karakter mesinnya yang terasa hidup. Ia boleh saja pelan, namun mesin terasa bersemangat dan suaranya juga jauh lebih baik bila dibanding mesin 3-silinder.
Akomodasi kembali menjadi nilai minus Brio. Bukan saja kapasitas bagasinya sangat kecil, ruang penumpang di belakang juga bukan yang terbaik di kelasnya. Meski begitu tak ada keluhan untuk penumpang depan.
 |  |  |
| Instrumen bermodel sporty | Transmisi otomatis 5 percepatan | Panel AC sederhana |
Bahkan penumpang depan termasuk pengemudi mendapat pengalaman sangat menyenangkan. Posisi mengemudi ergonomis dan bangku 1-piece-nya terlihat sporty dan nyaman. Instrumen Brio juga bermodel sporty, meski harus diakui kualitas material interior agak rendah. Ketika mulai berkendara, barulah Brio terasa keunggulannya.
Mobil ini paling asyik dikemudikan dibanding lainnya. Bobot kemudi pas serta karakter pengendaliannya natural. Terasa sekali kalau teknisi Honda tak hanya merakit komponen, tapi juga memikirkan bagaimana mobil ini bisa menyenangkan dikendarai. Bantingan suspensi juga cukup baik serta perpindahan gigi transmisinya halus.
Cukup mengagumkan juga konsumsi BBM-nya. Di dalam kota ia sanggup mencatat 14,0 km/l sementara di tol bisa 22,3 km/l. Artinya dengan tangki hanya 35 liter, Anda secara teoritis masih bisa menempuh 700 km. Makin menarik karena Honda mengizinkn penggunaan oktan 88 di mobil ini, yang membuat konsumen di daerah mudah mendapatkan BBM sesuai.
 |  |  |
| Tenaga paling besar, namun bukan tercepat | Bagasi sempit kurangi kepraktisan | Bagasi sempit kurangi kepraktisan |
Fitur yang ditawarkan oleh Honda juga terbilang baik. Walau tak selengkap Mirage, dalam kondisi standar Brio telah dilengkapi ABS, foglamp, airbag ganda, MID, indikator kehematan serta immobilizer.
Lantas jangan dilupakan juga kalau Brio tampil dengan harga Rp 146 juta yang terbilang sangat kompetitif sekaligus termurah di tes kali ini.
Sebagai kesimpulannya, Brio mungkin terseok-seok dalam hal akomodasi dan performa, tapi mobil ini menyenangkan dikendarai, berdesain menarik, sangat hemat serta membutuhkan uang paling sedikit untuk membelinya.
| Poin utama Harga Dengan harga Rp 146 juta, Brio membuat rival lainnya ketar-ketir. Apalagi dari luar ia tak memiliki perbedaan signifikan dengan tipe 1.3L. Fun to Drive Brio boleh saja mungil, tapi tetap memiliki keasyikan berkendara khas Honda. Sementara rival lainnya tak menggugah dikendarai, Brio tampil menyenangkan. Fitur Harganya memang murah, tapi Honda tak pelit memberi fitur keselamatan penting seperti ABS, EBD serta airbag ganda. Audionya juga sudah double-DIN yang dilengkapi moda pemutar iPod. |
ED-285/44-53(26mar-8Apl14)
0 komentar:
Posting Komentar